PORTOFOLIO BAGI GURU

June 10, 2008

Hingga pada malam ini tanggal 10 Juni 2008 pukul 11.20 baru saja beberapa teman guru meninggalkan rumah saya dalam rangka perbaikan penyusunan portofolionya, minta tanda tangan pengesahan PTK-nya. Mereka tampak lesu, gugup, bercampur harap agar dapat  lolos sertifikasi.

Dirasakan berat penyusunan portofolio pada tahun 2008, keluhnya. Demikiankah kebijakan Ditjen PMPTK terhadap guru? Bukan karena berat dalam mengumpulkan bukti fisik portofolio, akan tetapi berat karena tidak dipercaya terhadap apa yang telah dilakukan selama ini. Pelatihan, workshop berhari-hari yang telah dilakukan pada waktu yang lalu dalam rangka meningkatkan kemampuan diri dan siswa, pada akhirnya apa yang telah dilakukan tidak dipercaya oleh pengambil kebijakan.

Tidak menutup mata, memang ada beberapa teman guru, mungkin  kurang dari 0,001%  dari jumlah guru di Indonesia melakukan manipulasi data dalam rangka berupaya agar lolos sertifikasi. Tidakkah ada cara lain, sehingga guru-guru yang lugu, jujur, bersahaya yang jumlahnya masih banyak atau 99,999% tidak menjadi korban. Bukankah kebijakan sepertiu ini adalah kebijakan sama rata?  Dimana letak keadilan? 

Negara kita adalah negara hukum, kalau memang diindikasikan terjadi  manipulasi data bukti fisik portofolio pada tahun 2006 dan 2007, kenapa pengambil kebijakan tidak berbuat tegas pada manipulator?

Demikianlah keluhan mereka. kistono 10 Juni 2008

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: